Artikel

img/drone.jpg

Identitas Peci Hitam

Lukman Hakim Husnan
17-May-19

Hari-hari ini, ada yang mengajak anti-antian, boikot-boikotan; menyeru untuk memaknai ulang status peci hitam, dengan menolak memakainya.

img/drone.jpg

Kepada Guru, Kepada Para Pendahulu, dan Tentang Ketakadaban

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

“Aja ngerasani gurumu, senajan gurumu ana khilaf utowo kekurangan” (jangan pernah menggunjing gurumu, sekalipun ia punya kekeliruan atau kekurangan).

img/drone.jpg

Logika Bencana atawa Benarkah Musibah adalah Akibat dari Dosa-Dosa Kita

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Alhasil, pelbagai bencana memang berhubungan dengan tingkah polah manusia. Kalau tidak, kenapa kemudian disyariatkan untuk shalat gerhana, misalnya, atau shalat istisqa.

img/drone.jpg

Egoisme Pengendara

H. John S., M.Ag
30-Sep-18

Karakter seseorang akan terlihat jelas pada saat ia mengendara. Apakah ia seorang penyabar, pemarah, toleran, solider atau egois.

img/drone.jpg

Doa Tiga Orang Pemuda

Sulaiman M. Nur, MA
30-Sep-18

Doa mempunyai kekuatan yang luar biasa untuk membebaskan kita dari semua masalah.

img/drone.jpg

Memperanakkan Kebencian

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Berhati-hatilah tiapkali bertemu dengan ujaran-ujaran yang mengajakmu untuk membenci seseorang atau sesuatu.

img/drone.jpg

Pitis: Mata Uang Kesultanan Palembang Darussalam

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Nilai nominal 16 keping duit pitis Palembang setara dengan 1 dolar.

img/drone.jpg

Tentang Beragama yang Tidak Mungkin Tidak Copy Paste

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Bahkan ulama sekaliber Imam Nawawi, atau Imam Suyuthi, atau Imam Ghazali, memilih untuk bermadzhab; memutuskan untuk menjadi pengikut saja; sesuatu yang katanya mirip keledai.

img/drone.jpg

Copy Paste Beragama

H. John S., M.Ag
30-Sep-18

Tidak ada satu dalil pun yang mewajibkan bersikukuh menganuti suatu paham, apalagi mensetarakannya dengan kemutlakan Al Qur’an dan hadits Nabi Saw.

img/drone.jpg

Kiai Punk dan Santri Sok Ustad

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Mereka tak memilih gamis bukan karena ke-bukan arab-an, tapi semata sebab merasa tak pas menggunakan “pakaian rasul” sementara tingkah lakunya masih begitu-begitu saja.

img/drone.jpg

Online Syndrome dan Beragama “Semau Gue”

Siti Alfiatun Hasanah, M.Pd.I
30-Sep-18

Celakanya pelajaran agama yang didapat dari dunia maya maupun televisi ini terkadang langsung ditelan mentah-mentah yang penting sesuai dengan pemahaman diri sendiri

img/drone.jpg

Ratib Samman: Amalan Resmi Kesultanan Palembang Darussalam

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Zikir Ratib Samman ini menjadi amalan resmi di Kesultanan Palembang Darussalam. Selain sebagai ibadat, Ratib Samman juga menjadi adat.

img/drone.jpg

Maulid Nabi: Membangkitkan Spirit Perjuangan

H. John S., M.Ag
30-Sep-18

Meskipun perang salib versi Al-Ayyubi sudah berakhir, namun perang pemikiran (ghazw al-fikr) tetap dan akan terus berlangsung, bahkan mungkin hingga akhir zaman.

img/drone.jpg

Panahan: Melawan Jaman (Bag. 3-Habis)

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Panahan tidaklah istimewa pada dirinya sendiri. Ia berhukum mubah saja. Ia menjadi istimewa, dalam hal ini berhukum sunnah, sejauh diniatkan untuk membantu sistem pertahanan negara.

img/drone.jpg

Panahan: Melawan Jaman? (Bag. 2)

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Kenyataannya, alat perang yang memiliki fungsi membidik dan atau menembak musuh dari jarak jauh bukan hanya panah. Di masa kita ini, orang sudah mengembangkan pistol, senapan, roket, dan semacamnya.

img/drone.jpg

Panahan: Melawan Jaman? (Bag.1)

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Memanah, tak pelak lagi, menjadi aktifitas baru yang menggiurkan. Bukan sekedar berolahraga, tetapi lebih dari itu, panahan juga menjanjikan pahala.

img/drone.jpg

Mengetengahkan Kasih Sayang Universal

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Bumi dan fasilitas yang ada di dalamnya merupakan titipan Ilahi yang tidak boleh diekploitasi begitu saja. Bumi harus dilestarikan demi kepentingan generasi selanjutnya. (Ust Abdul Rahman Ramli)

img/drone.jpg

Jangan Diam

H. John S., M.Ag
30-Sep-18

Namun tidak juga semua harus bersuara, sebab hal itu justru akan melahirkan kegaduhan, sampai juga kebingungan; suara siapa yang harus didengar?

img/drone.jpg

Al-Quran dan Islamisasi Bahasa Arab

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Al-Quran berhasil mengislamkan bahasa Arab. Dan bersamaan dengan proses pengislaman tersebut, berlangsunglah pula pengislaman terhadap pemikiran khalayak pembacanya.

img/drone.jpg

Meneladani Akhlak Nabi Menjadi Rahmatan Lil ‘Alamin

KH. Nawawi Dencik
30-Sep-18

Sebab tetangga kita –biarpun kafir ia– tetap saja berhak atas penghormatan dan kebaikan-kebaikan dari kita.

img/drone.jpg

PAK KAI

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Di Yayasan Lathifiyyah sendiri, Pak Kai seperti senantiasa siap untuk “diperintah”.

img/drone.jpg

Menjijikkan, Sesama Pria “Begituan” di Dalam Masjid

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Marbot itu berteriak pada dua orang yang sedang mesum di dalam masjid. Keduanya lelaki.

img/drone.jpg

Hidung Pesek dan Segala Hal yang Jelek

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Amlahun nisa’ dzulafun.’ Yang paling cantik di antara para perempuan adalah yang hidungnya pesek.

img/drone.jpg

Terima Kasih, Setan!!!

H. John S., M.Ag
30-Sep-18

Tanpa setan mungkin manusia tak punya cita-cita, lalu tak ada kreativitas dan peradaban.

img/drone.jpg

Al-Itsar: Mendahulukan Kepentingan Orang Lain

H. John S., M.Ag
30-Sep-18

Mendahulukan kepentingan orang lain atas kepentingan pribadi ini sudah sangat jarang dan demikian langka dalam praktek kehidupan umat Islam saat ini.

img/drone.jpg

Ahlus Sunnah wal Jamaah

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

Naasnya, kalau dulu pola ideologis setiap aliran langsung bisa dibedakan dari kubu Ahlus sunnah wal jama’ah, maka sekarang setiap kelompok mengklaim diri sebagai yang paling Sunny (penamaan bagi para pengikut..

img/drone.jpg

Kiai Amplop Ulama Matre

Lukman Hakim Husnan
30-Sep-18

"Kau yang terlanjur antipati pada sang Kiai lalu berdalih sedemikian rupa, “Halah, Kiai kok cuman mementingkan dirinya sendiri.”

img/drone.jpg

Ilmu dan Adab

KH. Nawawi Dencik
30-Sep-18

Tatakrama adalah kunci. Karenanya, tidaklah tepat seseorang menyalahkan, atau bahkan membid’ah-bid’ahkan, perilaku tertentu, hanya karena ia baru bisa pandai dalam satu dua hadits.