Doa Tiga Orang Pemuda

img/drone.jpg

Doa Tiga Orang Pemuda

Doa mempunyai kekuatan yang luar biasa untuk membebaskan kita dari semua masalah.

Dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah ibn Umar RA, dikisahkan ada tiga orang pemuda yang terjebak dalam goa yang kemudian diselamatkan Allah Swt berkat do’a mereka sendiri.

Ketika ketiga orang pemuda tersebut sedang beristirahat dalam salah satu goa setelah mereka melakukan perjalanan, maka tiba-tiba terjadilah gempa dahsyat yang membuat batu-batu dinding goa berjatuhan, bahkan batu-batu besar menutupi jalan keluar atau mulut goa tersebut. Setelah kejadian tersebut mereka bertiga bingung bagaimana caranya dapat keluar dari dalam goa. Batu-batu besar telah menghalangi dan menutupi jalan keluar mereka.

Ketia pemuda tersebut berusaha menjadi cara agar dapat keluar dari musibah yang mereka alami, begitu sedihnya ketiga pemuda tersebut karena semua cara telah dilakukan tapi tidak juga membuat mereka bertiga dapat keluar dari goa tersebut. Seakan kehilangan akal dan kehabisan cara. Ketiga pemuda tersebut teringat dengan kekuatan Maha Dahsyat, yaitu Allah Swt.

Fatalnya, ketiga pemuda tersebut tidak tahu bagaimana cara meminta pertolongan kepada Allah Swt. Setelah lama ketiga pemuda tersebut merenung, akhirnya ada satu pemuda yang berusaha memohon pertolongan Allah Swt dengan berdo’a.

Pemuda Pertama berdo’a, namun dalam do’anya tersebut pemuda ini bercerita; Ya Allah dulu aku pernah berbuat baik dengan kedua orang tuaku. Setiap hari aku selalu membuatkan air susu untuk mereka berdua, hal ini aku lakukan setiap malam menjelang mereka tidur. Suatu hari, hamba pulang dari bekerja agak malam. Dan hamba dapatkan kedua orang tua hamba telah tertidur pulas, padahal  biasanya mereka belum mau tidur sebelum minum susu yang biasa hamba sediakan. Khawatir kalau mereka terbangun di tengah malam dan ingin minum susu, maka hamba buatkan untuk mereka berdua susu yang hamba letakan di samping mereka. Padahal pada malam itu anak-anak hamba kelaparan, namun hamba dahulukan untuk mereka berdua. “Ya Allah sekiranya apa yang telah hamba lakukan untuk kedua orang tua hamba pada malam itu merupakan bakti hamba atau amal terbaik hamba selama hidup,bebaskanlah kami dari dalam goa ini.”

Tidak lama kemudian, batu-batu besar yang menutupi lobang goa tersebut bergerak, namun baru sinar matahari saja yang bisa masuk menembus kegelapan. Ketiga pemuda itu  terkejut dan takjub melihat kejadian yang baru saja terjadi.

Pemuda Kedua lalu berdo’a, sama dengan pemuda pertama, dimana sebelum berdo’a pemuda kedua ini bercerita tentang amal terbaiknya, “Ya Allah, dulu hamba pernah mencintai seorang gadis, namun gadis tersebut tidak mencintai hamba. Suatu hari orang tua gadis tersebut berhutang dengan hamba, setelah jatuh tempo orang tua gadis tersebut tidak mampu melunasi hutangnya tersebut. Akhirnya orang tua gadis tersebut mempersilahkan hamba untuk menikahi anak gadisnya, kamipun diizinkan untuk saling mengenali. Suatu hari hamba hamper saja melakukan perzinahan dengan gadis tersebut, namun gadis tersebut mengingatkan hamba dengan kalimat iitaqullah.  Begitu terkejutnya hamba saat itu, dan hamba pun disadarkan oleh gadis tersebut. Lalu hamba ajak pulang gadis tersebut dan hamba serahkan kembali kepada kedua orang tuanya, hamba katakana kepada kedua orang tuanya; anak gadis tuan adalah anak baik-baik, dia tidak pantas menikah dengan hamba, semua hutang tuan saya anggap lunas. “Ya Allah, sekiranya apa yang telah hamba lakukan saat itu, merupakan amal terbaik hamba selama hidup. Tolong bebaskan kami dari dalam goa ini.”

Tidak lama kemudian, batu-batu besar yang menutupi goa tersebut bergeser, sehingga mulai banyak cahaya matahari yang masuk, namun belum bias membuat mereka bertiga keluar dari dalam goa tersebut.

Melihat kejadian tersebut, bergegaslah Pemuda Ketiga berdo’a dan seperti dua pemuda sebelumnya, pemuda ketiga inipun sebelum berdo’a terlebih dahulu bercerita.

“Ya Allah, dulu hamba pernah mempunyai usaha dan banyak yang bekerja dengan hamba. Setiap hari setelah mereka selesai bekerja, hamba langsung membayar upah yang menjadi hak mereka. Namun pada satu hari, ada seorang pekerja hamba yang tidak datang mengambil upahnya. Satu, dua, tiga hari bahkan sampai satu bulan pekerja itu belum juga mengambil uang upahnya, sehingga uang upahnya tersebut hamba pergunakan untuk modal kerja. Beberapa bulan kemudian, pekerja itu datang dan menagih upahnya. Hamba hanya katakan kepadanya, sungguh dulu aku sudah siapkan uang untuk upahmu. Karena engkau lama tidak datang, akhirnya uang tersebut aku gunakan untuk modal usaha, dan sebagian dari asset usahaku ini adalah berkat uang upahmu yang aku pakai, sekiranya engkau menginginkan upahmu, aku ikhlas sekiranya engkau mengambil sebagian asset ini. Akhirnya pekerja tersebut mengambil sebagian asset tersebut. “Ya Allah, sekiranya apa yang telah hamba lakukan terhadap pekerja tersebut, merupakan amal terbaik hamba selama hidup. Keluarkanlah kami dari dalam goa ini.”

Terdengar suara gemuruh yang sangat kuat, dan tidak lama kemudian lobang goa tersebut terbuka, sehingga ketiga pemuda tersebut selamat.

Riwayat di atas memberikan sebuah gambaran bahwa, Pertama : do’a mempunyai kekuatan yang luar biasa untuk membebaskan kita dari semua masalah. Kedua : kita jangan menganggap remeh setiap amal yang kita kerjakan. Ketiga : Kita diperbolehkan bertawasul dengan amal terbaik kita.

Ketiga pemuda tersebut merupakan gambaran, bagaimana Allah Swt akan selalu mendengar dan mengijabah do’a hambaNya. Bahkan dalam riwayat tersebut, diistilahkan ketiga pemuda tersebut bukan orang yang rajin atau taat ibadah,namun karena ada satu saja amal terbaik yang pernah meraka kerjakan membuat do’a dan kesusahan mereka dikabulkan Allah Swt.

Tentang Penulis

img/logos/stiq-logo-shortcut.png

Sekretaris Umum LPTQ SumSel, Sekretaris II Yayasan Al-Lathifiyyah Palembang, Dosen Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam dan Mahasiswa Program Doktor Konsentrasi Islam Melayu Nusantara UIN Raden Fatah Palembang.


Artikel Terbaru

img/drone.jpg

Identitas Peci Hitam

17 May 2019

Pengumuman Terbaru

img/drone.jpg

Penerbit Lathifiyyah

10 Aug 2018
img/drone.jpg

STIQ Al-Lathifiyyah

09 Aug 2018

Profil

img/drone.jpg

STIQ Al-Lathifiyyah

09 Aug 2018
img/drone.jpg

Penerbit Lathifiyyah

10 Aug 2018